Halaman

Rabu, 20 Maret 2013

Teori Dunia Kecil

dalam acara pertemuan, orang-orang sering menemukana bahwa mereka punya hubungan yang tak terduga-duga dengan orang lain: misalnya, punya teman yang sama, atau pernah bekerja dengan rekan yang sama. Banyak "Kebetulan" tersebut yang benar-benar kebetulan, atau disebabkan oleh orang-orang dengan latar belakang yang mirip cenderung berputar-putar dalam lingkungan yang sama. Tapi, tetap saja ada begitu banyak hubungan yang benar-benar menakjubkan, yang membuat orang geleng-geleng kepala dan berkomentar " Dunia ini Kecil, ya?" Selama ini, tak banyak upaya dilakukan untuk menjelaskan mengapa pada begitu banyak hubungan semacam itu dalam dunia berpenghuni 6 miliar orang ini. Studi perdana pada tahun 1950-an menggagas bahwa hubungan-hubungan acak berperan penting, dengan membuka "jalan pintas" pada jejaring komunitas lokal yang sebenarnya amat besar. Muncul suatu terobosan pada tahun 1998, ketika dua ahli matematika, Duncan Watts dan Steve Strogatz di Cornell University, menggunakan simulasi 1 saja hubungan acak berjarak jauh sudah memadai untuk mengubah jejaring manusia yang besar menjadi "Dunia Kecil" Komputer untuk menunjukkan bahwa sejumlah kecil. Saat ini para peneliti mulai menemukan bukti-bukti betapa beragamnya dunia-dunia kecil yang ada, dengan beraneka dampak, mulai dari dunia-dunia kecil yang ada, dengan beraneka dampak, mulai dari penyebaran penyakit hingga globalisasi.

Sabtu, 26 Januari 2013

Norma-norma dalam Pemeriksaan Akuntansi


  • Norma Umum (General Standards), adalah merupakan kriteria yang berkaitan dengan persyaratan dari akuntan pemeriksa atau persyaratan seorang akuntan pemeriksa sebagai seorang yang menjalankan profesi nya:
  1. Pemeriksaan harus dilaksanakan oleh seorang atau beberapa orang yang telah menjalani latihan teknis yang cukup dan memiliki keahlian sebagai akuntan
  2. Dalam segala hal yang berhubungan dengan penugasan nya akuntan harus senantiasa mempertahankan kebebasan tindak dan pendapatnya.
  3. Dalam melaksanakan pemeriksaan dan menyusun laporannya akuntan wajib menjalankan kemahiran jabatannya dengan seksama.
  • Norma Pelaksanaan (Standards Of Field Work), standard ini merumuskan kriteria yang harus dipenuhi oleh akuntan pemeriksa dalam melaksanakan suatu pemeriksaan dengan baik dan melalui perencanaan yang matang sehingga bukti yang dikumpulkan dapat diandalkan:
  1. Pemeriksaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan tenaga-tenaga pembantu, mereka harus dipimpin dan diawasi dengan baik.
  2. Harus ada penilaian atas sistem pengendalian intern untuk menentukan dapat atau tidaknya sistem tersebut dipercaya dan sebagai dasar penetapan luasnya pengujian yang harus dilakukan.
  3. Pembuktian yang cukup harus diperoleh melalui penelitian, pengamatan, tanya-jawab dan penegasan sebagai dasar yang layak untuk pemberian pendapat atas ikhtiar keuangan yang diperiksanya.
  • Norma Pelaporan Akuntan (Standards Of Reporting), norma ini merupakan ukuran yang harus dipenuhi oleh akuntan pemeriksa dalam menyusun laporannya yang berkaitan dengan apa yang telah ia laksanakan, dalam laporan tersebut harus mencakup tingkat ketaatan dalam penerapan Prinsip Akuntansi Indonesia dan harus informatif mengenai ikhtisar keuangan sebagai keseluruhan:
  1. Laporan akuntan harus menyatakan apakah ikhtiar keuangan telah disajikan sesuai Prinsip Akuntansi Indonesia.
  2. Laporan akuntan harus menyatakan apakah penerapan Prinsip Akuntansi Indonesia dalam ikhtiar keuangan tahun berjalan konsisten dibanding dengan tahun lalu.
  3. Penjelasan informatif di dalam ikhtiar keuangan harus dipandang cukup memadai, kecuali jika dinyatakan lain dalam laporan akuntan.
  4. Laporan akuntan harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai ikhtiar keuangan sebagai keseluruhan atau memuat suatu penjelasan bahwa penyataan demikian tidak dapat diberikan dimana nanti akuntan harus memuat dengan jelas dan tegas mengenai sifat pemeriksaan akuntan (jika pemeriksaan dilakukan), dan tanggung jawab atas apa yang dipikulnya.

Minggu, 25 November 2012

Penelitian Kesadaran Dengan Denyut Saraf


Otak terdiri dari struktur 100 miliar neuron (sel saraf), masing-masing menerima denyut saraf dari sesamanya lewat penghubung bernama dendrit dan menghantarkan tanggapannya ke sel tetangganya melalui satu utas yang disebut akson. Akan tetapi, hubungan antarsel saraf tidak selalu mulus, dan untuk menjembatani celah-celah diantaranya, ujung saraf diperlengkapi dengan sinapsis. Sinapsis mengubah sinyal-sinyal elektrik menjadi molekul neurotransmitter yang mengalir melintasi celah, memicu denyut elektrik baru di seberang.
Penemuan elektroensefalogram (EEG) oleh psikiater Austria Hans Berger pada 1929 merupakan suatu trobosan besar dalam riset kesadaran, karena menyediakan sarana non-invasif yang tak menyakitkan untuk mempelajari otak yang sedang bekerja bagi para ilmuwan. Aktivitas antar sel otak, atau neuron. Meskipun sinyal antar individu neuron amat lemah, Berger mendapati bahwa aktivitas dibagian-bagian otak tertentu relatif mudah dideteksi menggunakan pasangan-pasangan elektroda yang ditempelkan seputar batok kepala. EEG mendeteksi sinyal sebagai perbedaan tegangan listrik antar pasangan elektroda menguatkannya dan mengantarkannya ke perekam, yang mencatat naik-turunnya aktivitas otak.



Sumber: 25 Gagasan Besar; Robert Matthews

Kesadaran

Kesadaran

Kesadaran adalah sesuatu yang kita semua percaya kita punyai, tetapi menjelaskan apa sebenarnya kesadaran itu merupakan tantangan yang telah lama dihadapi para filsuf. Sejak pertengahan 1800-an, para ilmuan telah menemukan cara-cara untuk memindai aktivitas otak dan mengaitkannya dengan ciri-ciri yang kita yakini penting bagi kesadaran, seperti kehendak bebas dan tanggapan terhadap rangsangan. Studi aktivitas otak dalam keseluruhan aktivitas otak, tapi baru tercipta dari masukan indrawi setelah melalui upaya yang amat besar. Percobaan-percobaan menunjukkan bahwa otak membutuhkan setengah detik untuk membuat kita sadar akan rangsangan dari luar-waktu, jeda waktu itu tampaknya "dihilangkan" oleh otak agar tidak disadari keberadaanya. Hasilnya adalah suatu akal-budi sadar dengan modal realitas yang memperkenankan kita berbuat lebih daripada sekadar bereaksi terhadap rangsangan atau menuruti naluri tak -sadar kita- dan menjadikan kita mahluk yang canggih.



Sumber: 25 Gagasan Besar; Robert Matthews

Jumat, 03 Agustus 2012

Penyebab Keracunan Makanan

Umumnya keracunan terjadi akibat kelalaian manusia, mulai dari tidak higenisnya makanan, mencari keuntungan berlebih, perusakan lingkungan dengan tercemarnya sumber makanan dan yang terkejam teroris yang menggunakan racun sebagai senjata. Keracunan makanan efeknya dapat terjadi cepat ataupun lambat dan semakin memburuk dari hari ke hari tergantung penyebabnya. Gejala keracunan ringan biasanya berlangsung 1 - 2 hari akan hilang.

Secara Garis Besar leracunan dibagi menjadi dua:

1. Infective Agent yang terdiri dari Virus, Bakteri dan Parasit.

    a. Virus

  • Norwalk Virus,  Penularan melalui air, kerang, sayur yang terkontaminasi kotoran, bahkan ditularkan orang lain. Gejala: sakit perut, mual, muntah, diare, sakit kepala dan demam.
  • Rota Virus, Menular melalui area umum seperti taman atau tempat bermain dan makanan yang terkontaminasi kotoran. Gejala: muntah-muntah dan diare.
  • Hepatitis A, Dari makanan yang terkontaminasi kotoran. Gejala: demam mendadak, nafsu makan hilang, kelelahan, timbul penyakit kuning yang ditandai menguningnya warna pada bola mata dan kulit.
    b. Bacteria
  • Salmonella, Berasal dari makanan mentah atau dimasak kurang matang, seperti telur, unggas, produk-produk susu dan seafood. Gejala: mual, muntah, diare, sakit kepala. Bakteri ini berbahaya bagi yang memiliki penyakit HIV/AIDS atau kanker, karena sistem immun yang tidak baik.
  • Campylobacter, Berasal dari makanan mentah atau kurang masak, seperti susu, unggas, dan air yang terkontaminasi lotoran hewan. Gejala: demam ringan, diare encer, sakit kepala dan sakit pada otot.
  • Staphylococcus Aureus, Berasal dari makanan yang mengandung krim dan pasta, seperti pai, makaroni, telur, salad tuna, kentang dan produk-produk susu. Gejala: mual mendadak, muntah yang parah, pusing-pusing dan kram perut.
  • Bacillus cereus, Berasal dari nasi, makanan-maknan yang mengandung zat tepung seperti pasta dan kentang. Gejala: mendadak sering muntah-muntah, kadang disertai diare dan kram perut.
  • Eschericial Coli, Berasal dari daging yang kurang matang, susu, jus atau air sumur yang terkontaminasi. Gejala: diare berair yang parah dan bisa berubah menjadi diare berdarah, serta paling berbahaya dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian.
  • Shigella, Air yang terpolusi zat buangan manusia. Gejala: dwmam diare berdarah atau berlendir dan gangguan pencernaan.
  • Clostridium Botulinum, Dari makanan kaleng, madu, sosis dan seafood. Gejala: menyebabkan gangguan syaraf, yang ditandai oleh gangguan pengelihatan, lalu berkembang menjadi gangguan bicara, bernafas dan kesulitan bergerak.
  • Vibrio Cholerse, Dari makanan yang terkontaminasi, seafood mentah atau kurang matang. Gejala: Menyebabkan diare, kram perut, sakit kepala, mual, muntah, demam yang disertai menggigil.
    c. Parasit
  • Giardia, Penyebabnya adalah meminum air terkontaminasi, biasanya berasal dari sungai, danau ataupun aliran air di pegunungan. Menyebabkan diare berair yang bisa berlangsung 1 - 2 minggu.
  • Cyptosporidium, Dari air terkontaminasi, menyebabkan diare berair yang berlangsung 2-4 hari.
2. Toxic Agen, disebabkan umumnya oleh Jamur beracun, Pestisida pada sayur atau buah ataupun makanan dari hewan / tumbuhan yang tidak umum, yang penyimpanannya belum memenuhi syarat.
  • Jamur Beracun, Tergantung jenis jamurnya, gejalanya biasa jadi antara ringan sampai dengan mematikan. Biasanya ditandai mual, muntah,dan diare. Jenis tertentu menyebabkan gangguan pada syaraf dan menyebabkan korban berkeringat, berhalusinasi, menggigil dan tidak sadar.
  • Pestisida, dari sayur dan buah terkontaminasi yang tidak dicuci bersih menyebabkan pengelihatan kabur, sakit kepala, kram, diare, tangan dan kaki gemetar, tubuh menjadi lemas, produksi liur meningkat.
  • Ciguatera, Racun yang berasal dari ikan tropis tertentu yang tidak umum dimakan dan penyiapan hidangannya kurang baik. Gejala: sakit pada otot, kaku atau kebas pada area mulut yang menjalar sampai ke bagian tubuh lainnya, mual, muntah, jantung berdebar cepat dan pusing-pusing.
  • Scomraid, Berasal dari seafood (kebanyakan dari ikan Tuna) dan terdapat juga pada keju swiss. Menyebabkan rasa terbakar pada area mulut, ruam-ruam mulut pada sekujur tubuh bagian atas, pusing-pusing dan gejala-gejala pada kulit. 

Selasa, 24 Juli 2012

Masalah Global Tanpa Garis Batas

Makin banyak masalah pembangunan yang tidak mengenal perbedaan yang dirasakan oleh negara-negara di dunia mencakup:

  • Memulihkan tanah yang sudah rusak.
  • Melestarikan dan mengalokasikan sumber daya air yang langka.
  • Mengurangi polusi udara.
  • Memelihara dan menguatkan pertanian kecil.
  • Mengurangi pengangguran kronis.
  • Menjamin terpeliharanya hak-hak asasi manusia.
  • Menyediakan kredit bagi kegiatan ekonomi mikro.
  • Mencapai pengurangan persenjataan dan demiliteterisasi.
  • Mengendalikan pemanasan global.
  • Menyediakan penampungan bagi para tunawisma.
  • Memenuhi kebutuhan pendidikan dwi-bahasa.
  • Mengurangi kelaparan, buta-huruf dan kematian bayi di antara warga negara yang terperinci.
  • Mengurangi kehamilan diantara para remaja.
  • Mengatur pertumbuhan warganegara dan pemecahannya.
  • Meningkatkan kesadaran warga negara terhadap masalah-masalah pembangunan global.
  • Meningkatkan kesiapan menghadapi bencana alam.
  • Mengusahakan kerukunan untuk mengurangi ketegangan regional yang disebabkan karena perbedaan ras, agama dan suku.
  • Menghilangkan hujan asam.
  • Mengangani penderita AIDS dan mengawasi penyebaran penyakit ini.
  • Mengembalikan para pengungsi ke kampung halamannya.
  • Mengawasi penyalahgunaan dan perdagangan obat terlarang.

7 Kriteria dalam Mengevaluasi Keputusan


  1. Menelusuri sebagian besar alternatif keputusan yang ada;
  2. Memperhitungkan tujuan-tujuan apa saja yang akan dicapai dan nilai-nilai apa yang melekat dengannya;
  3. Dengan teliti menimbangkan biaya dan manfaat (pengaruh positif dan negatif) dari tiap alternatif keputusan;
  4. Secara intensif mencari informasi baru yang relevan untuk evaluasi alternatif keputusan lebih lanjut;
  5. Memakai informasi baru tersebut (termasuk pertimbangan dari pakar) meskipun hal ini tidak mendukung alternatif yang semula diinginkan pembuat keputusan;
  6. Sebelum membuat keputusan terakhir, sekali lagi pertimbangkan pengaruh positif dan negatif dari semua alternatif keputusan;
  7. Membuat keputusan terperinci untuk pelaksanann atau implementasi dari alternatif yang dipilih, dengan perhatian khusus kepada "Contingency Plan" (rencana untuk menghadapi keadaan yang tidak terduga)  apabila ada halangan dalam tahap implementasi.

Sabtu, 07 Juli 2012

Pengobatan atau perawatan Eczema

Eczema tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikontrol dan sama sekali tidak menular. Berikut cara-cara untuk mencegah ataupun menghindari faktor-faktor pemicu abtara lain:
  • Batasi kontak dengan bahan-bahan yang dapat menyebabkan kulit kita teriritasi.
  • Gunakan sarung tangan, pada pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkannya dan sesekali lepas sarung tangan tersebut untuk mencegah timbulnya keringat di dalam.
  • Gunakan bahan pakaian dari katun atau campuran katun, yang tidak dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Hindari penggunaan bahan seperti wool atau bahan sintetis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif.
  • Gunakan sabun mandi yang mengandung bahan ringan atau yang sesuai dengan tipe kulit.
  • Belajarlah untuk memanajemen stress dalam kehidupan sehari-hari.
  • Jika dokter meresepkan obat, konsumsilah sesuai aturan dan anjurannya.
  • Gunakan pelembab untuk menghindari terjadinya kekeringan pada kulit.
  • Hindari mengaruk dan mengosok-gosok area kulit yang terasa gatal karena ini dapat membuka jalan kita bagi bakteri dan infeksi kulit.
  • Jangan biarkan kondisi kita terlalu panas atau terlalu berkeringat, sehingga membuat kulit terasa gatal dan semakin teriritasi.

Eczema Apa Itu...???

Eczema adalah istilah umum yang digunakan, untuk menerangkan suatu keadaan radang atau inflamasi pada kulit, yang disebut dermatitis. Gejalanya ditandai dengan kekeringan yang terjadi pada area kulit tertentu, yang terkadang terasa panas, diikuti oleh kulit kemerahan namun yang paling utama adalah timbulnya gatal-gatal. Kondisi ini lebih sering terjadi sekitar 50% pada bayi, tapi biasanya akan hilang ketika menginjak usia 3 tahun. Sedangkan bayi lainnya biasanya datang secara berkala dan 20% pada anak-anak serta 1-2% orang dewasa, secara lebih spesifik berikut tipe atau jenis dari Eczema:
  1. Atopic Eczema (Abopic Dermatitis, Infantile E., Flexural E.), Ditandai dengan peradangan dan rasa gatal pada kulit, kebanyakan disebabkan oleh keabnormalan fungsi sistem kekebalan tubuh. kondisi ini bisa datang dan pergi tergantung kontak dengan faktor pemicu atau penyebabnya ini diakibatkan oleh faktor hereditas atau keturunan.
  2. Contact Eczema (Contact Dermatitis), Eczema ini dapat dibagi dua yaitu reaksi alergi dan iritasi misalnya bersentuhan dengan sabun cuci tertentu, reaksi kulit terhadap perhiasan, zat-zat asam, kosmetik, bahan pakaian, parfum, dan bahan-bahan kimiawi lainnya.
  3. Xerotic Eczema (Asteatotic E., E. Craquele / Craquelatum, Winter Itch, Pruritus Hiemalis), Disebabkan oleh kulit yang sangat kering atau mengalami kekeringan serius sehingga berubah menjadi Eczema. Umumnya terjadi pada orang yang lebih tua.
  4. Saborrhoeic Eczema (S. Dermatitis), Tanda-tandanya berupa area kulit yang berwarna kekuningan, berminyak, bersisik atau mengelupas baik pada kulit kepala, wajah, maupun area lainnya pada tubuh. Cradle cap pada bayi dan ketombe pada kulit kepala merupakan salah satu contoh dari  Saborrhoeic Eczema dan keadaan ini akan lebih gampang diperburuk oleh stress, jenis kulit berminyak, kurang frekwensi cuci rambut, serta kondisi cuaca.
  5. Nerodermatitis, Dikenal juga Lichen Simplex Cronicus yaitu gejala peradangan kulit disebabkan oleh kebiasaan menggaruki kulit yang terasa gatal ( gigitan serangga) sehingga area kulit tersebut menjadi iritasi. Biasanya dibagian kulit sekitar, kepala, tungkai kaki bagian bawah, pergelangan tangan atau pun lengan bawah.
  6. Nemmular Eczema (Discoid E., Exudative E., Microbial E.), Tanda yang paling jelas dari kondisi kulit ini adalah bentuknya yang bulat menyerupai koin dengan batas yang terlihat jelas pada kulit, kebanyakan terdapat pada lengan, punggung, dan bagian bawah. Tapi lebih banyak ditemui pada pria yang berusia lanjut.
  7. Stasis Dermatitis (Venous E., Varicase E., Gravitational Enzema), Merupakan iritasi kulit pada kaki bagian bawah, pergelangan kaki atau sekitar mata kaki, hal ini disebabkan masalah sirkulasi pada pembuluh vena, varises, atau edema pada kaki.
  8. Dyshidrotic Eczema, Sering muncul pada telapak tangan atau kaki dan pinggiran dari jari-jari tangan atau kaki berupa kulit yang mengeras, tebal dan terasa gatal. Sering menyerang tangan dan memburuk pada cuaca panas.
  9. Autoeczematization, Merupakan reaksi terhadap infeksi parasit, jamur, bakteri atau virus. Ini bisa disembuhkan dengan menghilangkan sumber penyebabnya.
Masih banyak tipe-tipe Eczema lainnya... semoga informasi di atas bermanfaat.

Kamis, 28 Juni 2012

Kiat-kiat Tidur Nyaman

Ingin tidur terasa nyaman coba saran-saran berikut ini:

  • Perhatikan ukuran kasur, apakah cukup besar? Pastikan tempat tidur cukup besar apalagi untuk berdua. Kasur yang memenuhi syarat, tidak terlalu empuk karena bisa menyebabkan sakit punggung. Juga tidak terlalu kaku karena bisa menyebabkan sakit pada leher dan bahu.
  • Bantal tidak kalah penting, karena secara otomatis bantal ikut menentukan posisi tidur kita. Bantal gepeng berkualitas rendah bisa mengganggu tulang belakang. Pilihlah yang padat empuk. Alas kepala yang nyaman memberikan tekanan tepat pada kepala sehingga sirkulasi darah akan leluasa bergerak. Kebiasaan posisi tidur miring, membutuhkan bantal yang menyangga kepala dan leher. Kebiasaan posisi tidur lurus, diperlukan penyangga utama, terutama pada leher bagian bawah.
  • Kamar tidur untuk tidur saja, tidak untuk bekerja.
  • Usahakan jadwal makan, tidur, bangun yang teratur.
  • Jangan menonton film tegang atau menyedihkan menjelang tidur.
  • Olahraga atau senam bisa membantu menghilangkan tekanan mental dan ketegangan otot.
  • Hentikan merokok. Kalau sulit, kurangi rokok pada malam hari, 'Nikotin' dalam rokok dapat mengusir rasa ngantuk atau pun tidur nyenyak. Jauhkan minuman mengandung kafein seperti kopi, teh,coklat, paling tidak kurang lebih 4 jam sebelum tidur, kalau malam hari lapar, bisa makan buah-buahan. Hati-hati dengan obat flu yang mengandung Phenylpropanolamine atau perangsang lain yang dijual bebas.
  • Hindari juga minuman beralkohol, terutama malam hari sebab minuman itu menyebabkan kita sering terbangun malam hari dan bisa menyebabkan insomnia.
  • teknik relaksasi, meditasi, yoga, atau mendengarkan rekaman suara air, ombak atau alunan musik yang menenangkan bisa membantu tidur nyaman. Pejamkan mata dan santaikan badan mulai dari ujung jari kaki, lakukan terus sampai anda mampu merilekskan seluruh tubuh hingga ketegangan menurun.
  • Kalau tidak bisa tidur, jangan menyatakan, "saya harus mencoba tidur". Dalam kenyataan, semakin dicoba semakin sulit, jika sampai tidak mengantuk sama sekali, tinggalkan tempat tidur kerjakan sesuatu yang tidak menegangkan sampai mengantuk.
  • Hindari terlalu lama tidur siang atau sore hari. Jangan mencoba menebus tidur yang terasa kurang. Jangan pula kwatir kalau sekali-kali tidur kurang dari 8 jam.
  • Hindari suara ribut atau lampu yang terlalu terang.

Rabu, 27 Juni 2012

Faktor-faktor Kulit Kering


  1. Faktor Lingkungan, seperti paparan terhadap sinar matahari langsung, iklim yang kering, udara dingin, dan sebagainya.
  2. Faktor Bahan-bahan Kimia, seperti produk pembersih rumah tangga, produk kosmetik kualitas rendah, serta obat-obatan tertentu.
  3. Faktor Kebiasaan Mandi, seperti penggunaan air yang terlalu panas atau dingin, menggosok kulit terlalu kuat dan mandi dengan sabun dengan kandungan yang keras.
  4. Faktor Penuaan, seperti berkurangnya jumlah kelenjar penghasil sebum (kelenjar sebacea) yang terdapat pada lapisan kulit.
  5. Faktor Penyakit, seperti diabetes, psoriasis, dermatitis, eczema dan hypothyroidism.
  6. Faktor Kelainan Genetik, dinamakan pula Ichtyosis.
  7. Faktor Kondisi Udara, seperti udara terlalu panas, udara yang kering, atau udara yang diatur oleh sistem air conditioning. 

Etika Politik

.... Adalah filsafat moral tentang dimensi politis kehidupan manusia.
Adapun sebagai usaha filsafat dibagi kedalam 2 cabang:

  1. Filsafat Teoritis; mempertanyakan apa yang ada seperti Apa itu Manusia, Apa itu Alam, apa itu Realitas, Apa itu Pengetahuan dan lain sebagainya. Ini dimaksudkan untuk mengarahkan manusia dalam menjalani kehidupan.
  2. Filsafat Praktis; diperuntukan sebagimana manusia harus bersikap terhadap apa yang ada dan ini ditunjukan bagaimana manusia dapat bertanggungjawab dan menjalankan kewajibannya sebagai manusia itu yang dikenal dengan 'Etika'.
Etika ini pula dibagi lagi kedalam:
  • Etika Umum, mempertanyakan prinsip-prinsip dasar yang berlaku bagi segenap tindakan manusia.
  • Etika Khusus, membahas prinsip-prinsip itu dalam hubungan dengan kewajiban manusia diberbagai lingkup kehidupan.
  • Etika Individual, mempertanyakan kewajiban manusia sebagai individu terutama terhadap dirinya sendiri dan melalui suara hati, serta terhadap kepercayaannya.
  • Etika Sosial, jauh lebih luas daripada etika individual karena menyangkut hampir semua kewajiban manusia dengan manusia lain yang merupakan mahluk sosial.

Minggu, 10 Juni 2012

10 Kiat Langsing Tanpa Obat


  1. Jauhi Junk Food. Pertahankan menu 50% - 60% Karbohidrat, 20% - 30% Protein, dan 10% - 20% Lemak.
  2. Hindari gula sederhana macam permen, kue kering (pastries) dan semua yang melambungkan kadar gula darah, karena kadar gula darah menghambat metabolisme lemak serta merangsang penyimpanan lemak.
  3. Makanlah dalam porsi yang sedikit, tapi terulang.
  4. Tingkatkan masukan protein. Santapan kaya protein merangsang metabolisme.
  5. Pangkas lemak. Ini memang sulit, karena lemak ada dimana-mana, yang pasti kurangi atau jauhi makanan gorengan.
  6. Makanlah lebih sedikit diakhir hari. Kita diharapkan telah mengkonsumsi 80% - 90% kalori saat hari telah petang. Ada baiknya berpola makan seperti 'Raja' saat sarapan, 'Pangeran' saat makan siang, 'Punggawa' saat malam tiba.
  7. Manfaatkan Suplemen. Vitamin dan mineral dapat membantu mengubah makanan menjadi energi.
  8. Tingkatkan Aktivitas. Selipkan latihan atau olahraga dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Atasi Stress. Soalnya, Stress mengurangi kadar testosteron yang justru menambah penyimpanan lemak.
  10. Cukupkan Tidur. Biarkan tidur lelap menormalkan sistem tubuh kita agar bisa berprestasi Optimal.

Kamis, 07 Juni 2012

Penyakit Gizi Kurang

Secara umum, kurang gizi adalah salah satu istilah dari yaitu penyakit yang diakibatkan kekurangan asupan gizi khususnya energi-protein sehingga sering disebut juga malnutrisi energi protein (MEP).

Bergantung pada derajat kekurangan energi-protein yang terjadi, maka manifestasi penyakitnya pun berbeda-beda. MEP ringan sering diistilahkan dengan kurang gizi. Sedangkan maramus, kwashiorkor (sering juga diistilahkan dengan busung lapar atau HO). dan marasmik-kwashiorkor digolongkan sebagai MEP berat.

Ciri-ciri Penyakit gizi kurang:
  • Kenaikan berat badan berkurang, terhenti, atau bahkan menurun.
  • Ukuran lingkaran lengan atas menurun.
  • Maturasi tulang terlambat.
  • Rasio berat terhadap tinggi, normal atau cenderung menurun.
  • Tebal lipat kulit normal atau semakin berkurang.
Marasmus

Anak-anak penderita marasmus secara fisik mudah dikenali. Meski masih anak-anak, wajah terlihat tua, sangat kurus karena kehilangan jaringan lemak dan otot-ototnya.
Penderita marasmus berat akan menunjukkan perubahan mental, bahkan hilang kesadaran. Dalam stadium yang lebih ringan, anak umumnya lebih cengeng dan gampang menangis karena selalu merasa lapar. Ciri lainnya adalah: Berat badannya kurang dari 60% berat anak normal seusianya; kulit terlihat kering, dingin dan mengendur; rambut yang mudah rontok; tulang-tulang jelas menonjol; sering menderita diare atau sembelit (konstipasi).

Kwashiorkor

Kwashiorkor sering diistilahkan sebagai busung lapar atau hoenger Oedem (HO). Penampilan anak-anak penderita HO umumnya sangat khas, kulitnya pucat dan kesan bengkak, dengan bagian perut yang menonjol. Berat badannya jauh di bawah berat normal. Ciri-ciri lain yang menyertai di antaranya: Perubahan mental menyolok. Banyak menangis, bahkan pada stadium lanjut anak terlihat sangat pasif, penderita nampak lemah dan ingin selalu terbaring, anemia, diare, kelainan kulit yang khas, dimulai dengan titik merah. Setelah mengelupas, terlihat kemerahan dengan batas menghitam. Kelainan ini biasanya dijumpai di kulit sekitar punggung, pantat, dan sebagainya.

Marasmik-Kwashiorkor

Penyakit ini merupakan gabungan dari keadaan marasmus dan kwashiorkor dengan gabungan gejala yang menyertai. Penyakit maramus-kwashiorkor ditandai dengan gejala sebagai berikut:
  • Berat badan penderita hanya berkisar di angka 60% dari berat normal.
  • Bengkak-bengkak, kelainan rambut, kelainan kulit.
  • Tubuh mengandung lebih banyak cairan, karena berkurangnya lemak dan otot.
  • Gangguan metabolik seperti gangguan pada ginjal dan pankreas.
  • Mineral lain dalam tubuh pun mengalami gangguan.
Pencegahan penyakit gizi buruk bersifat komplek karena melibatkan individu anak dengan variasi kekebalan tubuh dan lainnya. Disamping itu gizi buruk juga dipengaruhi oleh lingkungannya seperti faktor perilaku dan budaya di keluarga atau masyarakat, tingkat pengetahuan orang tua serta kemampuan ekonomi keluarga untuk memberi asupan gizi yang cukup bagi keluarga.

Faktor ;ain yang juga berpengaruh adalah kebijakan pemerintah yang memberikan perhatian kepada masalah gizi sehingga peraturan dan program yang dilaksanakan benar-benar ditujukan untuk menjamin seluruh penduduknya terhindar dari gizi kurang dan gizi buruk.

Perawatan gizi buruk yang berat perlu bantuan tenaga kesehatan bahkan dokter ahli anak dan gizi klinik. Penderita pun sebaiknya dirawat di rumah sakit untuk mendapat perhatian medis secara penuh. Sejalan dengan pengobatan penyakitpenyerta maupun infeksinya. Status gizi anak tersebut terus diperbaiki hingga sembuh.

Selasa, 05 Juni 2012

Penyakit Skabies

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu/tungau/mite (Sarcoptes scabei). Kutu ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Penyakit ini juga mudah menular dari manusia ke manusia, dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Scabies mudah menyebar baik secara langsung melalui sentuhan langsung dengan penderita, maupun secara tidak langsung memalui baju, seprei, handuk, bantal, air yang masih terdapat kutu Sarcoptesnya.

Scabies ditandai dengan rasa gatal yang sangat pada bagian kulit seperti sela-sela jari, siku, selangkangan dan lipatan paha. Gejala lainnya muncul gelembung berair pada kulit, gejala lain adalah munculnya garis halus yang berwarna kemerahan di bawah kulit yang merupakan terowongan yang digali Sarcoptes. Rasa gatal ini menyebabkan penderita scabies menggaruk kulit bahkan bisa menimbulkan luka dan infeksi yang berbau anyir. Rasa gatal tersebut akibat kaki sarcoptes dibawah kulit yang bergerak membuat lubang dibawah permukaan kulit.

Penyebabnya adalah kondisi kebersihan yang kurang terjaga, sanitasi yang buruk, kurang gizi, dan kondisi ruangan terlalu lembab dan kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Penyakit kulit scabies menular dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama sehingga dalam pengobatannya harus dilakukan secara serentak dan menyeluruh pada semua orang dan lingkungan pada komunitas yang terserang scabies, karena apabila dilakukan pengobatan secara individual maka akan mudah tertular kembali penyakit scabies.

Dokter biasanya memastikan penyakit scabies dengan menemukan terowongan bawah kulit dan terdapat kutu atau telur sarcoptes pada pemeriksaan kerokan kulit.

Pencegahan yang paling utama adalah menjaga kebersihan badan dengan mandi secara teratur, menjemur kasur, bantal dan sprei secara teratur serta menjaga lingkungan di dalam rumah agar tetap mendapat sinar matahari yang cukup, tidak lembab, dan selalu dalam keadaan bersih.

Tindakan yang sangat penting untuk pengobatan penyakit scabies ini adalah memutuskan mata rantai penularan.Sehingga pengobatan penyakit scabies biasanya dilakukan secara massal agar mata rantai penularan dapat dibasmi secara cepat dan tuntas.


Jumat, 06 April 2012

Apa Itu Anemia

Anemia adalah suatu kondisi turunnya kadar sel darah merah (Hemoglobin) dalam darah yang normal pada wanita sekitar 12 mg /dl dan 14 mg/dl pada laki-laki. Berkurangnya sel darah merah sangat membahayakan tubuh oleh karena sel darah merah berfungsi sebagai sarana transportasi zat gizi dan oksigen yang diperlukan jaringan tubuh.
Berkurangnya sel darah merah dapat terjadi akibat keadaan tertentu seperti perdarahan, gangguan pembentukan sel darah merah, berkurangnya asupan gizi, terutama zat besi, dan lain-lain.

Apakah gejala Anemia?

Gejala awal anemia kurang zat besi adalah keluhan badan lemah, lelah, kurang energi, kurang nafsu makan, daya konsentrasi menurun, sakit kepala, pandangan sering berkunang-kunang terutama dari keadaan duduk kemudian berdiri. Tanda lainnya adalah kelopak mata, wajah, ujung jari dan bibir biasanya tampak pucat.

Mencegah Anemia

Pencegahan yang terbaik adalah sebelum terjadi anemia yaitu dengan menjaga agar dalam tubuh tersedia cukup zat besi untuk pembentukan sel darah merah.
Zat besi banyak dikandung dalam makanan baik hewan, sayuran dan buah-buahan, seperti: hati, daging, telur, ikan, kentang, beras merah, kacang-kacangan, apel, jambu, pepaya dan lain-lain. Keseimbangan asupan gizi sangat diperlukan untuk menjaga agar tidak terkena Anemia.

Rabu, 04 April 2012

Kategori Insomnia

Berikut merupakan Kategori yang mengalami Insomnia

1. Transient Insomnia

Insomnia ini terjadi akibat stress dan perubahan lingkungan akibat perjalanan jauh. Insomnia ini tidak perlu perlakuan khusus karena akan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

2. Short-term Insomnia

Insomnia ini terjadi pada umumnya selama 3 minggu atau kurang faktornya hampir sama dengan Transient Insomnia. Perubahan hormon pada wanita juga dapat menyebabkan terganggunya pola tidur. Hormon progesteron pada wanita adalah hormon yang membuat seseorang dapat tidur. Pada saat menstruasi dimana saat jumlah hormon ini menjadi berkurang seorang wanita dapat mengalami insomnia. kekurangan cahaya dalam ruangan ataupun terlalu terang merupakan salah satu sebab. Perubahan jadwal atau shift kerja orang-orang yang sering lembur serta pekerjaan yang menggunakan komputer sering dijumpai orang-orang yang terserang insomnia ini.

3. Chronic Insomnia

Insomnia ini terjadi ketika seseorang tidak dapat tidur. Sering terbangun waktu tidur atau masih terasa lelah setelah bangun tidur dan keadaan ini berlangsung lebih dari 2 malam setiap minggunya. Insomnia ini dibagi 2 jenis:

a. Primary Chronic Insomnia.
    Terjadi jika penyebabnya sama sekali bukan berasal dari masalah-masalah fisik maupun keadaan mental yang tidak seimbang yang menyebabkan gangguan tidur yang muncul begitu saja tanpa ada latar belakang suatu kondisi spesifuk biasanya pola tidur yang terganggu. Masalah-masalah stress, Lingkungan yang berisik, Cuaca exstrim, Perubahan lingkungan sekitar. Demikian juga kebiasaan atau tingkah laku dalam penyalahgunaan Obat, Alkohol, Kafein, Shif kerja, Stress kronis, bahkan kebiasaan tidur siang.

b. Secondary Chronic Insomnia.
    Terjadi karena gangguan pada fisik atau mental tertentu, konsisi fisik dan mental yang menyebabkan yaitu Depresi, Arthritis, Penyakit ginjal, Gagal jantung, Asma, Narcolepsy, Penyakit Parkinson, Kelebihan hormon thyroid atau Hyperthyroidism.

Minggu, 29 Januari 2012

6 Ramuan Dalam Memiliki Kepemimpinan Yang Baik

Sebelum anda memutuskan mencalonkan diri menjadi Pimpinan baik itu jabatan pekerjaan atau dalam sebuah organisasi ada baiknya menyimak beberapa ramuan Kepemimpinan di Bawah ini:
  1. Mempunyai kemampuan menggunakan kekuasaan yang efektif dan efisien dengan cara yang dapat dipertanggung jawabkan.
  2. Mempunyai kemampuan untuk menilai pekerja dalam perspektif yang luas dan ke depan sehingga akan dapat diketahui berbagai tekanan motivasi pada waktu berbeda dan pada situasi yang berbeda, sehingga Pemimpin dapat memutuskan secara tepat cara yang paling efektif untuk memotivasi pekerja.
  3. Mempunyai kemampuan untuk berinspirasi atau menciptakan pekerja yang kreatif, efektif dan efesien.
  4. Mempunyai kemampuan bertindak dengan cara yang efektif dan efisien sehingga akan dapat mengembangkan suasana (iklim) Organisasi / Perusahaan yang kondusif sehingga dapat merespon positif bawahannya.
  5. Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan tugasnya sendiri dengan baik dan benar sehingga dapat dan akan dicontoh oleh bawahannya.
  6. Selalu berbuat baik, benar, adil, jujur dan sabar serta mempunyai kemampuan membimbing dan mengarahkan bawahan.
Demikian semoga berguna Bagi rekan-rekan yang ingin naik Pangkat...

Rabu, 25 Januari 2012

14 Penyebab Konflik Terjadi di dalam Perusahaan

        Dengan mengetahui penyebab konflik maka Manajer atau Pimpinan Perusahaan akan lebih mudah mengantisipasi konflik dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya sehingga tidak menjadi Disfungsional. Berikut penyebab pemicu terjadinya konflik:

  1. Adanya kepribadian yang saling bertentangan.
  2. Adanya sistem nilai yang saling bertentangan.
  3. Adanya tugas yang batasannya kurang jelas dan seringkali bersifat tumpang tindih.
  4. Adanya persaingan yang tidak fair.
  5. Adanya persaingan yang diberi fasilitas yang sangat terbatas (tidak cukup).
  6. Adanya proses komunikasi yang tidak tepat.
  7. Adanya tugas yang saling bergantung satu sama lain.
  8. Adanya kompleksitas organisasi yang cukup tinggi.
  9. Adanya kebijakan-kebijakan yang kurang jelas dan tidak dapat diterima secara rasional.
  10. Adanya berbagai tekanan yang cukup besar.
  11. Adanya keputusan yang dibuat berdasarkan kolektif. Dalam hal ini umumnya kelompok yang berkepentingan dan dominan.
  12. Adanya keputusan yang dibuat berdasarkan konsensus.
  13. Adanya harapan yang sangat sulit untuk dipenuhi.
  14. Adanya permasalahan dilematis yang sangat sulit untuk dipecahkan.
Demikian penyebab konflik yang umumnya terjadi, semoga bermanfaat... 

Rabu, 11 Januari 2012

8 Kesalahan Umum dalam Mengidentifikasi Pesaing

  1. Penekanan yang berlebihan terhadap pesaing yang ada dan yang dikenal sedangkan kepada calon pesaing pendatang baru seringkali lepas dari perhatian.
  2. Penekanan yang berlebihan terhadap pesaing yang besar dan yang sederajat sedangkan pesaing yang lebih kecil seringkali diabaikan.
  3. Penekanan yang berlebihan terhadap pesaing Internasional sedangkan pesaing Domestik seringkali diabaikan.
  4. Menganggap pesaing akan tetap melakukan pola yang sama dengan pola yang telah dilakukan dimasa lampau.
  5. Salah memahami berbagai rambu yang dilakukan oleh para pesaing yang telah berubah.
  6. Penekanan yang berlebihan terhadap sumberdaya keuangan, posisi pasar dan strategi dengan mengabaikan harta tak berwujud seperti 'Tim Manajemen' yang tangguh dan profesional.
  7. Mengasumsikan semua industri mempunyai kelemahan yang sama dengan dirinya.
  8. Sangat Percaya bahwa strategi yang tidak dirumuskan dengan baik akan berhasil dengan gemilang.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...